SEJARAH BAHASA INDONESIA
A. Latar Belakang
Menurut penyelidikan sejarah bahasa,
beberapa abad yang lampau di daratan Asia berdiamlah sekelompok bangsa yang
menggunakan suatu bahasa, yaitu bahasa Austronesia. Kemudian secara
berkelompok, mereka pindah keselatan melewati India. Kelompok-kelompok kecil
itu, terpisah satu dengan lainnya. Tiap-tiap kelompok mengalami perkembangan
mengenai kebudayaan dan bahasanya. Sehingga bahasa mereka itu menjadi tidak
sama.
Bahasa Austronesia pecah menjadi 2 golongan yaitu :
1. Rumpun Bahasa Austronesia yang meliputi Sub rumpun :
- Bahasa MON KHMER di India belakang
- Bahasa Sakai di Malaka
- Bahasa Munda / Santali di India muka
2. Rumpun bahasa Austronesia (dulu disebut bahasa melayu)
Batas wilayahnya : a. Di sebelah barat : Pulau Madagaskar
b. Di sebelah timur : Pulau pas
c. Di sebelah utara : Formosa
d. Di sebelah selatan : Selandia Baru
Bahasa Austonesia terbagi lagi menjadi dua
golongan yaitu Timur dan Barat.
1.
Golongan di sebelah Timur
terdiri atas beberapa kelompok :
1.
Kelompok bahasa Polinesia
2.
Kelompok bahasa Melanesia
3.
Kelompok bahasa Mikronesia
2.
Golongan bahasa di sebelah
Barat terdiri atas beberapa kelompok :
1.
Kelompok Formosa dan Sinkiang
2.
Kelompok Filipina : bahasa
Tagalok, Sangir, Talaud.
3.
Kelompok Sumatera : bahasa
Aceh, Batak, Melayu, Minangkabau, Lampung, Nias, Mentawai, dan bahasa Enggano.
4.
Kelompok Jawa : bahasa
Sunda, jawa, Madura
5.
Kelompok Dayak : bahasa
Kayan, dll.
6.
Kelompok Bali : bahasa Bali, Sasak, Sumbawa
7.
Kelompok Sulawesi : Makasar, Gorontalo
8.
Kelompok Minahasa : bahasa Tombolu, Tansua dan bahasa Tondano
9.
Kelompok Burma : bahasa Sumba
10.
Kelompok Malagasi : di P. Madagaskar
11.
Kelompok bahasa Cina
Berdasarkan hasil penyelidikan tersebut
diatas, maka dapat disimpulkan bahwa bahasa Indonesia tumbuh berdasarkan bahasa
melayu, dan dapat kita ketahui bahwa bahasa Indonesia termasuk rumpun bahasa
Austronesia.
Mengapa bahasa melayu menjadi
bahasa Indonesia ?
1.
Bahasa Melayu sangat sederhana
2.
Bahasa Melayu tidak amengenal
tingkatan (bahasa Jawa, dll)
3.
Bahasa Melayu mudah dipelajari.
Hal
tersebut diatas dapat dibuktikan dengan adanya :
1.
4 buah prasasti bekas kerajaan
Sriwijaya :
a.
Prasasti Kota Kapur ( P. Bangka
)
b.
Prasasti Karang Brahi ( Jambi )
c.
Prasasti Kedukan Bukit
d.
Prasati Talang Tuwo
2.
Bahasa Melayu pada zaman
kerajaan Malaka :
a.
Malaka merupakan pelabuhan yang
sangat ramai di Asia Tenggara.
b.
Agama Islam mulai masuk di
Samudra Pasai
3.
dalam pertumbuhan dan
perkembangan bahasa terjadi peristiwa penting, diantaranya : Sumpah Pemuda
dalam kongres pemuda pada tag 28 oktober 1928. Diantaranya pengakuan
putra-putri indonesia mengaku berbahasa satu, bahasa Indonesia.
4.
Dalam perkembanganya, bahasa
Indinesia diperkaya dengan bahasa-bahasa daerah se-Nusantara, sehingga terdapat
hubunga saling mengisi dengan bahasa-bahasa daerah. Maka semakin kokohlah
kedudukan bahasa Indonesia bagi bangsa Indonesia.
Perkembangan bahasa Indonesia tercatat sebagai berikut :
1.
tahun 1938 kongres bahasa
Indonesia ke-I di Solo, menghasilkan kamus-kamus istilah.
2.
18 Agustus 1945 ditetapkan
bahasa Indonesia menjadi bahasa :
·
Persatuan
·
Resmi
·
Pengantar disekolah-sekolah
3.
19 Maret 1947 bahasa Indonesia
menggunakan ejaan baru yang disebut ejaan Republik atau Ejaan Suwandi.
4.
Th 1954 Konggres bahasa (2) di
medan, menyatukan langkah, bahasa Indonesia sebagai bahasa budaya.
5.
28 Oktober 1966 diadakan
Simposium bahasa di Jakarta
6.
16 Agustus 1972 bahasa
Indonesia dengan ejaan yang di sempurnakan (EYD)
7.
Th. 1975 diterbitkan buku
pedoman EYD.
8.
Th. 1983 bulan Oktober kongres
bahasa Indonesia ke-4 di Jakarta.
5.
Bahasa Melayu dipungut menjadi
bahasa Indonesia karena :
1.
Sejak
zaman Sriwijaya bahasa melayu telah menjadi bahasa pengantar, bahasa
perdagangan, dan bahasa Ilmu Pengetahuan.
2.
Sejak zaman Sriwijaya bahasa
melayu sudah menjadi Lingua Franca (bahasa pengantar antar daerah di
Indonesia).
3.
Pada Zaman Belanda, bahasa
Melayu digunakan sebagai bahasa pengajaran.
4.
Perkembangannya sangat cepat.
5.
Lafal sederhana dan mudah
dipelajari.
B. Macam-macam Rumpun Bahasa,
antara lain :
1. Rumpun bahasa Indogerman ialah segala
bahasa yang terdapat di Benua Eropa, kecuali bahasa Hongoira dan Amerika.
2.
Rumpun bahasa Semit, yaitu
bahasa yang dipakai oleh bangsa Arab, yahudi dan bangsa Abessinia.
3.
Rumpun bahasa Altai, ialah
bahasa yang dipakai oleh bangsa Turki, bangsa
Hongolia, bangsa Mansyuria, dan bangsa Jepang.
4.
Rumpun bahasa Austronesia,
yaitu rumpun bahasa yang dipakai oleh bangsa asli yang berada didaratan Asia
Tenggara, termasuk bangsa Indonesia.
C.
Perkembangan Bahasa
1.
Pengertian Bahasa
·
Bahasa ialah alat untuk
komunikasi, alat untuk menyampaikan isi hati seseorang kepada orang lain dengan
jelas.
·
Bahasa terdiri dari 2 unsur
yaitu :
a.
Bagian makna atau isi bahasa,
yaitu pikiran dan perasaan manusia.
b.
Bagian lahir, yaitu deretan
bunyi yang teratur.
·
Bahasa Indonesia dapat berupa :
Ø
Bahasa lisan
Ø
Bahasa tulis
Ø
Bahasa Isyarat
2. Fungsi bahasa secara umum
Bahasa berfungsi sebagai alat komunikasi
antar anggota masyarakat, baik masyarakat daerah maupun masyarakat negara.
·
Fungsi bahasa secara khusus,
terdapat 3 tujuan :
a.
Untuk tujuan praktis,
mengadakan komunikasi (hubungan) sehari-hari.
b.
Untuk tujuan artistik/
keindahan, menggunakan bahasa secara seindah-indahnya, dalam bidang sastra.
c.
Tujuan fisiologis ialah kunci
untuk mempelajari naskah – naskah tua,
untuk mempelajari latar belakang kehidupan manusia, asejarah kebudayaan, adat
istiadat dan sejarah perkembangan bahasa itu sendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar